Filusuf Bicara

"Obatilah penyakit Anda dengan makanan dan jadikanlah makanan Anda sebagai obat [Hipo Crates]"

Thursday, March 31, 2011

Amankan Jajanan Anak Anda

                                                                                                                      Perketat Bahan Kimia, Amankan Jajanan Anak
Pemerintah harus memperketat peredaran bahan-bahan kimia yang kerap digunakan sebagai pewarna dan pengawet makanan. Bahan kimia pengawet, seperti formalin dan boraks serta bahan pewarna rhodamin B serta methanyl yellow, sering disalahgunakan industri makanan kecil karena harganya murah.
Hal itu dinyatakan Nuri Andarwulan, ahli kimia pangan dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Senin (21/3), saat dihubungi dari Jakarta. Menurut dia, bahan-bahan kimia itu mudah didapatkan di toko kimia, toko kelontong, bahkan pasar tradisional.
Nuri mencontohkan, penambahan sedikit formalin pada makanan sudah mematikan mikroba. Adapun penggunaan bahan pengawet yang aman, seperti benzoat, perlu biaya jauh tinggi daripada formalin yang harganya bisa puluhan kali lipat.
Akhir pekan lalu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kustantinah menyatakan, hasil pengawasan BPOM sepanjang tahun 2006-2010 menemukan 40-44 persen jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat keamanan pangan. Untuk itu, BPOM melakukan pembinaan kepada produsen bersama para mitra, antara lain dinas kesehatan setempat dan perguruan tinggi.
Hal itu dikatakan Kustantinah seusai menjadi pembicara dalam diskusi ”Perlindungan Obat dan Makanan Rakyat” di ruang rapat Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR, Jumat (18/3) di Jakarta.
Menurut Kustantinah, industri rumah tangga pembuat jajanan anak sekolah sering mencampurkan formalin, boraks, zat pewarna rhodamin B dan methanyl yellow pada produk mereka. Padahal, bahan-bahan itu bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker). Hal itu, menurut BPOM, akibat ketidaktahuan pelaku akan bahayanya bagi kesehatan.
Di sisi lain, jajanan ternyata memegang peran penting dalam memberi asupan energi dan gizi bagi anak sekolah. Kontribusinya 31,4 persen energi dan 27,4 persen protein bagi tubuh.
Kustantinah mengingatkan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan mengamanatkan, tanggung jawab pengawasan makanan hasil industri rumah tangga ada pada pemerintah daerah. Karena itu, BPOM mendorong dinas kesehatan aktif mengawasi jajanan anak sekolah.
Selain itu, BPOM menggandeng dinas pendidikan untuk membuat kantin sehat. Kini ada 390 kantin sehat di seluruh Indonesia . Jumlah ini masih kecil daripada jumlah sekolah dasar yang mencapai 144.228 sekolah (2009).
Kendala
Kustantinah menyatakan, kinerja BPOM untuk mengawasi makanan dan obat secara menyeluruh terganjal pendanaan. Idealnya, anggaran BPOM Rp 2,5 triliun per tahun. Namun, anggaran BPOM tahun 2010 hanya Rp 620 miliar.
Proses hukum dari hasil pengawasan BPOM oleh aparat masih belum memuaskan. Pada tahun 2010, hanya 190 kasus diproses hukum dari 574 temuan BPOM. Setelah diajukan ke pengadilan pun, pelaku hanya divonis ringan sehingga tidak ada efek jera.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, DPR dan pemerintah telah berkomitmen menyusun RUU Pengawasan Obat dan Makanan tahun ini untuk menajamkan fungsi BPOM.

Remaja (Mati muda)

Makin Banyak Remaja Mati Muda
Kasus kematian di kalangan usia remaja ternyata menunjukkan tren peningkatan akhir-akhir ini. Sebuah laporan global menyebutkan, kematian dini cenderung lebih banyak terjadi di kalangan remaja dan dewasa muda dibandingkan anak-anak.
Riset yang dipublikasikan jurnal kesehatan The Lancet , yang mengoleksi data dari 50 negara—baik negara level kaya, menengah maupun miskin—selama kurun 50 tahun terakhir menunjukkan, angka mortalitas atau kematian secara umum mengalami penurunan. Tetapi, kasus kematian pada usia remaja tampak lebih menonjol dibanding anak-anak. Faktor-faktor seperti kekerasan, bunuh diri, dan kecelakaan lalu lintas diyakini sebagai penyebab utama.
Penyakit infeksi turun
Riset juga menyebutkan bahwa rata-rata mortalitas di kalangan usia belia mengalami penurunan secara dramatis dalam kurun 50 tahun terakhir di seluruh dunia. Mortalitas pada anak-anak berusia 1-9 tahun menurun 80 persen sampai 93 persen. Hal ini dipicu oleh berkurangnya angka kematian akibat penyakit menular.
Sementara itu, rata-rata mortalitas tak menunjukkan penurunan yang cepat di kalangan remaja dan dewasa muda. Pada remaja usia 15-24, mortalitas menurun 41 persen hingga 48 persen, lagi-lagi karena keberhasilan menekan penyakit infeksi.
Namun, cedera, kekerasan, bunuh diri, dan kecelakaan lalu lintas muncul sebagai pembunuh utama remaja pria di seluruh negara, dan menjadi pembunuh utama perempuan muda di negara-negara kaya dan kawasan Eropa barat. Kematian akibat kekerasan juga menunjukkan peningkatan secara nyata, baik pada remaja pria maupun wanita.
Hal ini berarti, meski secara keseluruhan mortalitas sudah menunjukkan penurunan, tetapi risiko kematian tertinggi kini telah bergeser dari anak-anak kepada remaja dan dewasa muda. Para peneliti mengklaim, pria remaja berusia 15-24 kini berisiko dua hingga tiga kali lipat mengalami kematian prematur ketimbang anak-anak berusia 1-4 tahun.
"Gaya hidup modern lebih meracuni remaja dan orang muda. Kecelakaan lalu lintas terus meningkat, demikian pula dengan kekerasan dan bunuh diri yang kami lihat tak terjadi pada anak-anak. Anggapan bahwa masa muda merupakan masa paling sehat dari hidup kita tidak lagi benar adanya," kata penulis riset Dr Russell Viner dari University College London , Inggris.
Walaupun begitu, peneliti menegaskan bahwa riset ini mungkin belum dapat menggambarkan kondisi secara umum di seluruh dunia. Pasalnya, penelitian ini tidak melibatkan negara-negara paling miskin di sub-Sahara Afrika mengingat tidak adanya data.
Selain itu, faktor variasi regional juga ikut memengaruhi. Peneliti mencatat peningkatan kasus bunuh diri yang terjadi di negara-negara era pascakomunis pada tahun 1990-an. Padahal, rata-rata kasus bunuh diri mulai menurun di negara-negara kaya dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, Dr Viner mengatakan, tren yang awalnya tampak di negara-negara Barat kini sudah mulai terlihat di negara-negara berkembang, ketika urbanisasi membawa manfaat dan risiko bagi kalangan remaja.
"Tampaknya pembangunan ekonomi, perpindahan menuju kota, meningkatkan urbanisasi, dan dislokasi sosial yang sebenarnya cukup meracuni para remaja dalam hal mortalitas," ujarnya.

Sex (Ketika tak Ada Gairah Lagi)



Apakah Anda pernah mengalami tidak ada gairah seks, padahal kehidupan pernikahan Anda baru seumur jagung? Sama sekali tidak ada gairah seksual atau fantasi seksual walaupun istri atau suami Anda begitu menggairahka ? Jangan-jangan Anda menderita Hypoactive Sexual Desire Disorder (HSDS).
Gangguan melemahnya gairah seksual ini bisa mengenai pria dan wanita di segala usia. Kondisi ini bisa terjadi secara umum ataupun spesifik dengan pasangan tertentu. Untuk hal yang spesifik itu, pernah saya bahas dalam artikel Disfungsi Seksual Psikogenik sebelumnya. Kali ini kita akan membahas tentang mengapa HSDS bisa terjadi dan bagaimana menanganinya.
Satu hal yang paling penting dalam mendiagnosis gangguan gairah seksual ini adalah hal ini terjadi ketika si dokter (dalam hal ini psikiater) telah memperhitungkan kondisi usia dan keadaan kehidupan sehari-hari si pasien yang bisa berpengaruh terhadap gairah seksual. Artinya ketika semua kondisi tersebut dalam keadaan normal, pasien masih mengeluhkan gairah seksual terganggu, maka ini merupakan suatu pertanda yang perlu dipikirkan.
Gangguan jiwa seperti depresi juga harus disingkirkan. Kita tahu bahwa pada pasien-pasien depresi seringkali gairah seksualnya menurun. Hal ini tidak termasuk dalam kondisi gangguan gairah seksual yang menurun seperti pada penyakit HSDS. Jika ternyata gangguan depresi ditemukan pada pasien, maka sebaiknya dokter fokus pada pengobatan gangguan depresi yang biasanya juga akan membawa perubahan pada gairah seksual yang membaik.
Pasien yang mengalami gangguan gairah seksual perlu ditanyakan secara lengkap adanya kelainan fisik yang mampu menyebabkan hal ini terjadi seperti penyakit terminal (kanker) atau adanya gejala menurunnya fungsi kelenjar adrenal pada laki-laki. Obat-obatan yang diminum juga harus diperhatikan.
Apakah ada obat-obat yang bisa menurunkan gairah seksual seperti obat antipsikotik?  Jangan lupa juga untuk menanyakan bagaimana fungsi seksual kedua pasangan, apakah si laki-laki bisa ereksi dan si wanita bisa lubrikasi? Ingat pada gangguan fungsi seksual, walaupun gairah ada, fungsi ereksi dalam hal ini ereksi penis tidak bisa didapatkan.
Satu lagi yang tidak sampai terlewat adalah menilai apakah ada problema dalam rumah tangga. Sering kali hal ini yang memicu terjadinya suatu kondisi gairah seksual menurun. Masalah keluarga antarpasangan yang belum terselesaikan bisa menjadi pemicu yang bisa membuat gairah seksual menurun.
Pemeriksaan kadar testosteron adalah salah satu yang perlu dilakukan jika memang tidak terbukti adanya gangguan depresi atau gangguan medis umum yang berpengaruh terhadap gangguan seksual. Testosteron adalah hormon yang terdapat pada pria dan wanita yang merupakan hormon yang bertanggung jawab terhadap gairah seksual.
Selain itu, terkadang saya meminta pasien untuk diperiksa kadar prolaktinnya juga. Pada laki-laki kadar prolaktin yang meninggi juga bisa menyebabkan gairah seksual tidak ada
Jangan pernah lupakan perbaikan dari hubungan komunikasi dan saling keterbukaan antarpasangan adalah jalan terbaik dalam membantu masalah ini. Masalah terkait rumah tangga harus diperbaiki dengan konseling dan mungkin psikoterapi. Bicarakan dengan baik hal-hal ini dengan dokter Anda secara bersama-sama karena masalah gairah seksual adalah masalah pasangan, bukan individu saja.
Kembali Bergairah dengan HDI Everec
Setelah langkah-langkah di atas dilakukan, lengkapi dengan mengonsumsi HDI Everec demi kualitas dan peningkatan gairah Anda. Sebeb sebagaimana kita tahu bahwa akibat faktor seperti penuaan, gaya hidup yang buruk, penyakit, stres, beberapa pria dapat mengalami masalah di atas atau yang dikenal juga dengan impotensi. Perlu diketahui bahwa masalah seperti ini dapat dialami pada usia berapa pun. Tidak seperti produk-produk lain di pasaran, HDI Everec yang terbuat dari bahan-bahan alami diformulasikan khusus bagi para pria aktif masa kini, untuk membantu mengatasi masalah seksual dengan efektif dan aman.
Dengan kandungan gingko biloba, ashwagandha, yohimbe, tribulus terrestris, avena sativa , dan ginseng korea, HDI Everec bermanfaat untuk membantu meningkatkan peredaran darah, daya tahan dan stamina melalui bahan-bahan alami pilihan. Ashwagandha meningkatkan produksi hormon seksual dan sperma, seperti layaknya hormon testosteron, sehingga meningkatkan performa seksual. Dalam sebuah uji klinis, ashwagandha diberikan kepada 101 pria sehat (50-59 tahun). Sebanyak 71.4% dilaporkan mengalami peningkatan performa seksual.
Sementara itu, gingko biloba memperbaiki peredaran dan sirkulasi darah serta membantu mengatasi impotensi yang diakibatkan oleh aliran darah yang terhambat. Bahan ekstrak Yohimbe membantu mengatasi impotensi dengan cara melancarkan sirkulasi darah. Kandungan avena sativa membantu meningkatkan gairah dan kepuasan seksual dengan meningkatkan produksi terosteron yang mengikat elemen-elemen dalam tubuh yang menyebabkan penurunan gairah seksual.
Selain itu ada tribulus terrestris yang berfungsi untuk memperbaiki fungsi ereksi dengan meningkatkan serum DHEA. Berbagai penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan timbal balik antara jumlah serum DHEA dan terjadinya ED. Dengan kata lain, para peneliti telah menemukan bahwa seiring bertambahnya usia, jumlah kasus ED meningkat dan jumlah serum DHEA menurun. Selain itu, ekstrak tribulus terrestris juga membantu memperbaiki gairah seksual melalui bahan aktifnya yaitu PTN (protodioscin) yang membantu meningkatkan libido dan tingkat hormon pria (testosteron). PTN adalah senyawa fitokimia dari t ribulus terrestris , yang telah terbukti secara klinis dapat memperbaiki gairah seksual dan meningkatkan ereksi dengan cara mengubah protodioscin menjadi DHEA.

Air Munum (Termasuk Masalah GIZI)

Air sebenarnya termasuk dalam unsur gizi yang sama pentingnya seperti karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Namun, hal ini sering terabaikan. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan gangguan fisik berupa penurunan stamina, hilangnya konsentrasi dan mood, sakit kepala, bahkan pingsan.
Beberapa penelitian menunjukkan, masyarakat masih mengonsumsi air minum dalam jumlah yang kurang dibandingkan kebutuhannya. Penelitian di Hongkong pada orang dewasa menunjukkan, 50 persen subyek minum air kurang dari 8 gelas per hari. Di Singapura, kelompok remaja dan dewasa muda merupakan kelompok yang banyak mengalami kekurangan air. Sebagian besar wanita hanya minum 5-6 gelas air per hari, dan pria minum 6-8 gelas per hari.
Di Indonesia angkanya tidak jauh berbeda. Hasil penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (Thirst) tahun 2008 yang dipimpin Prof Hardinsyah dari Institut Pertanian Bogor menemukan 46,1 persen subyek yang diteliti mengalami kurang air atau hipovolemia ringan. Jumlah tersebut lebih tinggi pada remaja (49,5 persen) dibanding orang dewasa (42,5 persen).
Mengapa mereka kurang minum? Mayoritas adalah faktor ketidaktahuan tentang fungsi air bagi tubuh. Alasan terbesar lainnya adalah kesulitan akses dalam memperoleh air minum. Masalah air juga ditemukan di rumah sakit, baik pada pasien atau tenaga kesehatan. Penelitian Supriatmo tahun 2006 terhadap pasien anak diare di rumah sakit menunjukkan 82,4 persen mengalami kurang air. Sementara itu penelitian di Amerika Serikat, dari 170 subyek, sebanyak 5 persen dan 7 persen mengalami kurang air tingkat sedang dan ringan.
Harus Pas
Air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Tidak ada satu pun reaksi kimia dalam tubuh dapat berlangsung tanpa adanya air. Itu sebabnya kekurangan air bisa membuat metabolisme dalam tubuh terganggu. Untuk menjaga kesehatan, para ahli gizi menganjurkan kita untuk minum 8 gelas sehari atau sekitar dua liter. Banyak sedikitnya jumlah air minum yang harus kita konsumsi tergantung pada jenis aktivitas dan suhu lingkungan.
Bila Anda termasuk orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, kebutuhan air Anda tentu lebih banyak dibanding orang yang bekerja di ruangan ber-AC. Pekerja di lingkungan panas membutuhkan air sekitar 6 liter per hari. Asupan air bagi tubuh ada aturannya, tidak boleh kurang juga tidak boleh terlalu banyak, terutama untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal.
Asupan air yang berlebih juga tidak dianjurkan di usia lanjut. Keadaan ini bisa menimbulkan hiponatremia yang bila berat dapat menurunkan kesadaran, kejang, bahkan kematian. Asupan air optimal pada orang lanjut usia adalah sebanyak seliter per hari. Namun perlu diketahui juga para lansia ini kepekaan rasa hausnya berkurang, sehingga mereka bisa tidak minum seharian tanpa merasa haus.
Sementara itu pada orang yang sehat, sampai saat ini belum ada data tentang batas atas kebutuhan air pada orang sehat. Efek samping yang mungkin timbul akibat minum air dalam jumlah terlalu banyak adalah bolak-balik ke toilet atau timbul rasa mual. Jadi, minum air putih yang baik adalah 2 liter dalam 24 jam. Pada jumlah ini, organ tubuh tak kewalahan mengolah cairan dan kita tetap merasa segar serta terhindar dari dehidrasi.
Minuman Harus Berkualitas
Karena begitu vitalnya air bagi kehidupan, maka sudah semestinya kita bukan hanya memerhatika kuantitas, namun juga kualitas air yang kita konsumsi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka sudah waktunya kita memakai sebuah produk yang mampu menghasilkan air minum berkualitas tanpa merogoh kantong lebih dalam. Selain itu, kita tidak perlu menambah infrastuktur sebab dengan air PAM yang ada di rumah kita. Kita bisa mendapatkan air berkualitas prima bagi tubuh kita. Hal ini hanya bisa didapatkan dengan HDI PURE FTEC-1.
HDI PURE FTEC-1 merupakan alat pemurni air berteknologi Jepang dengan menggunakan Filartech. Alat ini memiliki sistem kerja terintegrasi dengan tiga komponen utama. Ketiga komponen ini mampu meniadakan mikroorganisme dn zat kimia yang merugikan. Hebatnya lagi, alat ini tetap mampu mempertahankan kandungan mineral baik bagi tubuh manusia.
Ketiga komponen utama HDI PURE FTEC-1 adalah Filartech Membran, Butiran karbon Aktif dan Butiran Koral aktif. Ketiganya memiliki peran masing-masing yang sama pentingnya dalam mengubah kondisi air PAM yang tidak layak konsumsi menjadp air minum yang menyehatkan.
Adapun fungsi dari ketiga komponen HDI PURE FTEC-1 adalah:
  • Butiran Koral Aktif : Ia mampu memberikan air mineral yang penting dan memberikan rasa yang lebih segar
  • Butiran Karbon Aktif: Bahan ini merupakan agen de-klorinasi kuat. Fungsi utamanya adalah untuk menghilangkan: residu klorin dan bau yang tidak sedap.
  • Filartech Membrane: Dengan ukuran pori (0.1 mikron), lebih kecil dari bakteri, kemampuan telah teruji untyuk menghilangkan bakteri, mikroorganisme kecil dan kandungan mikroskopis lainnya Uniknya, membrane yang berukuran sepersepuluh rambut manusia ini mampu mempertahankan kalsium, magnesium dan mineral yang penting bagi tubuh Kehebatan alat ini telah dibuktikan dunia kedokteran dengan memakainya untuk dialisis dalam ginjal buatan

Sebelit (Jangan biarkan berlarut-larut)



Konstipasi atau buang air besar tidak teratur sering dianggap masalah sepele. Padahal, konstipasi atau biasa disebut sembelit yang berlarut-larut bisa menyebabkan penumpukan limbah buangan dan racun pada usus besar.
Perempuan menduduki ranking yang lebih tinggi dibanding pria dalam masalah sembelit. Hal ini terjadi karena struktur anatomi daerah perut wanita lebih padat dibanding pria. Daerah abdomen wanita lebih padat karena ada rahim dan indung telur.
Sembelit juga dipengaruhi banyak faktor, seperti kebiasaan kurang minum, efek samping obat-obatan, depresi, peristaltik usus yang lemah, pola makan kurang serat, serta kebiasaan menunda buang air besar (BAB). Makanan tinggi lemak dan kurang olahraga juga membuat material hasil pencernaan bergerak lambat di usus besar.
Proses buang air besar dimulai dari gerakan peristaltik usus besar yang mengantarkan tinja ke rektum (poros usus) untuk dikeluarkan. Tinja masuk dan meregangkan pipa poros usus diikuti relaksasi otot lingkar dubur dan kontraksi otot dasar panggul. Poros usus akan mengeluarkan isinya dengan bantuan kontraksi otot-otot dinding perut.
Deposit limbah buangan yang tidak dikeluarkan bisa menyebabkan kotoran tertinggal di dinding usus. Dalam jangka panjang kotoran atau bakteri jahat yang tertinggal bisa kontak dengan dinding usus dan menyebabkan peradangan, bahkan kanker.
Toksin-toksin yang terserap di usus besar juga bisa menghambat proses penyerapan nutrisi, menimbulkan reaksi alergi, bahkan menyebabkan penyakit jika sistem imun tubuh sedang lemah. Karena itulah sembelit jangan dibiarkan menjadi kronis. Konstipasi kronis mengacu pada BAB yang tidak teratur, tinjanya mengeras dan sulit keluar.
Untuk mencegah konstipasi, minumlah air sedikitnya 8 gelas sehari ditambah banyak makan buah dan sayuran. Lakukan olahraga secara teratur karena olahraga membantu merangsang kontraksi BAB.
Berhati-hatilah menggunakan pembersih kolon atau obat pencahar secara berulang kali karena bisa menghilangkan mineral tubuh dan ini  membahayakan. Obat pencahar juga bisa membuat sembelit semakin hebat.
Untuk konstipasi kronik, Anda bisa melakukan detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran. Selain dengan makanan kaya serat, detoksifikasi juga bisa dilakukan dengan melakukan terapi hidrokolon.
Sehatkan Pencernaan dengan HDI Clover Honey
Kesehatan juga dipengaruhi oleh keseimbangan flora didalam usus (bakteri pencernaan yang baik). Bakteri yang baik melindungi kita dari pertumbuhan bakteri yang tidak me-nguntungkan. Mereka memasuki dinding usus dan mencegah perkembangan bakteri merugikan yang berlebihan, karena bakteri merugikan pun memberikan keuntungan seperti memberikan enzim dan nutrisi yang dibutuhkan dalam pencernaan gula. Gangguan kesehatan terjadi apabila keseimbangan antara bakteri menguntungkan dengan bakteri tidak menguntungkan terganggu. HDI Clover Honey mengandung madu murni yang berasal dari bunga clover, dinyatakan sebagai madu terbaik oleh peternak lebah di seluruh dunia. Madu ini merupakan sumber nutrisi yang paling baik.
Mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang kita konsumsi merupakan hal terpenting bagi tubuh. HDI Clover Honey dengan rasanya yang khas serta teksturnya yang lembut, membantu memperlancar dan memelihara sistem pencernaan, melalui kandungan nutrisi dan enzimnya.
Manfaat dari HDI Clover Honey antara lain adalah meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan di dalam saluran pencernaan seperti bakteri bifido, untuk melawan bakteri merugikan yang dapat menyebabkan sakit perut. Kandungan madu murni di dalamnya juga efektif dalam menjaga keseimbangan bakteri bifido.
Dengan kandungan madu murni dan tanpa menghilangkan zat-zat yang sangat berguna bagi tubuh, HDI Clover Honey terbukti secara klinis mampu menghambat bakteri merugikan seperti Helicobacter pylori, yang dapat menyebabkan tukak pada lambung. HDI Clover Honey juga sangat efektif dalam mengatasi diare, dengan cara membantu penyerapan elektrolit dan air. Kemampuanya tersebut mambuat pemakai HDI Clover Honey lancar buang air besar, dan bebas dari konstipasi atau sembelit .
Jadi jika ingin memelihara sistem pencernaan, gunakan selalu yang aman dan alami. Semua itu ada dalam HDI Clover Honey.

Kolesterol (Upaya Turunkan Kadar Kolesterol)



Menurunkan kolesterol merupakan salah satu upaya penting dalam menyehatkan jantung. Metamucil dan Dr Michael Roizen, Ketua Lembaga Kesehatan Cleveland Klinik merekomendasikan lima hal yang perlu Anda lakukan untuk menurunkan kolesterol.

1. Konsumsi serat psyllium
Cara tersederhana dalam menurunkan kolesterol yaitu dengan memperbanyak asupan serat dalam makanan Anda, tapi tidak sembarang serat. Dapatkan serat kental dan mudah larut seperti psyllium yang terbukti untuk membantu menurunkan kadar kolesterol LDL karena bentuknya yang seperti gel tebal. Tak hanya kolesterol, psyllium juga bisa mengatasi asam empedu dan kotoran dalam usus.

2. Pakailah pedometer dan tingkatkan aktivitas harian
Anda akan kagum bila sadar berapa banyak langkah yang bisa diraih dalam satu hari. Coba ambil pedometer dan lihatlah angka yang bergulir saat Anda melakukan aktivitas sederhana seperti menaiki tangga, berjalan menuju tempat kerja, atau sekadar berjalan-jalan di depan rumah. Ini tentu juga bisa meningkatkan aktivitas fisik Anda untuk lebih menyehatkan jantung. Ketahui kemajuan Anda dari gerakan sedrrhana sehingga bisa menjadi motivasi lebih dalam menyehatkan jantung.

3. Cari teman berolahraga
Gaya hidup sehat membutuhkan motivasi, dorongan, dan seorang teman untuk dukungan. Carilah teman untuk latihan dan saling mendukung dalam tantangan menurunkan kolesterol Anda. Berjalan bersama-sama dan saling beri dorongan untuk mencoba aktivitas fisik baru guna memompa jantung dan menjaga kadar kolesterol. Teman yang humoris dan mampu membuat Anda sering tertawa juga baik karena tertawa juga bisa menyehatkan jantung.

4. Waspadai gula dan lemak
Jadilah seorang pemakan yang pintar. Ketahui terlebih dahulu bahan-bahan dalam makanan Anda dengan membaca label produknya. Gula buatan dan lemak jenuh bisa menambah berat badan Anda, otomatis kadar kolesterol pun meningkat. Maka itu, coba hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan gula seperti sirup jagung, fruktosa, atau dekstrin.

5. Tambahkan DHA
DHA adalah singkatan dari docosahexaenoic acid yakni asam lemak tak jenuh ganda. Asupan DHA secara teratur dapat membantu fungsi jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, dan meningkatkan kadar kolesterol sehat HDL. DHA bisa ditemukan pada ikan salmon, sarden, dan tuna. Tetapi, jika anda bukan penggemar seafood, coba suplemen minyak ikan.
Jinakkan Kolesterol dengan Produk HD
Sebagimana kita ketahui, kolesterol yang berlebih dalam tubuh dapat menimbulkan beragam penyakit yang membahayakan jiwa. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengendalikan kolesterol agar tubuh tetap fit. Untuk mengendalikan kolestrol, selain dengan mengatur asupan makanan sebagaimana dogambarkan di atas, juga dengan menurunkan timbunan kolesterol jahat dalam tubuh. Untuk kegiatan terakhir ini, gunakan HDI Bee Propolis, HDI Pollenergy dan HDI Trimee II.
HDI Pollenergy 520 mengandung bee pollen yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida sehingga melindungi Anda dari masalah kesehatan serius . Sementara itu, HDI Bee Propolis mampu membantu menurunkan kolesterol dan kadar LDL sekaligus Mengurangi efek racun dari doxorubicin (obat yang digunakan pada pengobatan kanker) pada jantung. Kedua produk ini memang didedikasikan untuk mengelola kesehatan manusia dengan mengambil manfaat dari produk perlebahan. Dalam hal ini, tentu saja termasuk memelihara tubuh dari efek negative berbagai zat perusak kesehatan termasuk kolesterol jahat.
Sementara itu HDI Trimee II yang mengandung Chitosan , memiliki kemampuan untuk mengurangi LDL (kolesterol jahat), meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan mengurangi tingkat kolesterol dalam darah. Jurnal Gizi Klinik Amerika (The American Journal of Clinical Nutrition) melaporkan bahwa chitosan terbukti memiliki efektifitas yang sama dengan cholestryramine (obat penurun kolesterol) pada mamalia dalam mengontrol tingkat kolesterol darah tetapi tidak menyebabkan efek samping seperti yang ditimbulkan oleh cholestryramine. Mengurangi penyerapan asam empedu dan kolesterol, membantu mengurangi resiko penyakit jantung.
Sekedar memberikan bukti klinis, penelitian menunjukkan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi chitosan selama enam bulan, berat badannya berkurang sebanyak 16kg sedangkan pada sekelompok orang yang tidak mengonsumsi chitosan hanya mengalami penurunan berat badan sebanyak 11kg. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi chitosan akan meningkatkan pengeluaran lemak tujuh kali lebih banyak bila dibandingkan dengan mengonsumsi jenis serat lainnya. Hal ini tentu sangat penting, mengingat timbunan kolesterol dalam tubuh selalu berkaitan dengan tambunnya badan kita.

Sunday, March 20, 2011

Makan

4 Kebiasaan Makan yang Perlu Dihindari
Bukan hanya jumlah kalori dan lemak berlebih dalam makanan yang menyebabkan sering gagalnya diet. Tapi juga kebiasaan makan yang buruk. Kenali beberapa kebiasaan buruk saat makan, seperti yang dilansir Womens Health. Jika Anda memiliki salah satunya, segera ubah kebiasaan itu dan mulailah makan dengan benar agar membantu Anda mencapai berat badan ideal.

1. Makan dengan Cepat
Sebuah studi mengungkapkan, wanita yang diminta makan cepat lebih banyak mengonsumsi makanan (dalam waktu sebentar) dibandingkan wanita yang memakan makanan dengan pelan. Kenapa? Saat makan perlahan, otak punya waktu lebih banyak untuk menghantarkan rasa kenyang dan menyuruh Anda berhenti makan.
Mungkin cara ini kurang populer dilakukan dan Anda akan merasa banyak membuang waktu. Tapi jika ingin mengontrol asupan makanan yang masuk, cobalah menghitung kunyahan makanan Anda. Kunyahlah makanan sebanyak 15 sampai 20 kali, dan berhenti sebentar sebelum menyuap makanan lagi.
2. Makan Sambil Melakukan Aktivitas Lain
Saat makan, fokuskan hanya pada makanan yang tersaji di depan Anda. Para peneliti dari Food and Brand Lab di Cornell University mempelajari perilaku orang yang makan sambil mengerjakan kegiatan lain dan hasilnya, mereka tidak menyadari berapa banyak makanan yang mereka konsumsi hingga 30 persen jika perhatian mereka teralihkan.
Usahakan jangan makan sambil menonton TV, kerja di depan komputer atau membaca buku. Biasanya, orang akan lebih memerhatikan berapa banyak yang telah mereka makan saat hanya fokus pada makanannya sendiri. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari makan berlebihan.
3. Makan Saat Stres atau Bosan
Makanlah hanya saat Anda lapar. Memakan snack, terutama yang berkarbohidrat tinggi saat gelisah memang akan meningkatkan produksi serotonin yang membuat mood lebih baik dan terkendali. Tapi masalahnya, hal itu juga dibarengi dengan terganggunya kadar gula dalam darah yang semakin menambah hasrat untuk makan.
Cobalah untuk tidak menimbun camilan dalam lemari Anda, khususnya keripik kentang atau penganan lain yang mengandung karbohidrat tinggi. Saat sedang stres atau bosan, alihkan perhatian dengan membaca buku atau menonton TV, tapi ingat, tanpa makanan kecil. Jika tak juga bisa menahan hasrat ingin mengunyah, lebih baik konsumsi buah-buahan.

4. Terlalu Banyak Konsumsi Protein Hewani
Kurangi konsumsi daging merah, ikan atau ayam sebagai lauk. Perbanyak sayur daripada lauk saat makan. Misalnya saja, cukup tambahkan sedikit potongan ayam ke dalam tumis buncis atau taburkan beberapa cacahan daging di atas salad segar. Anda juga bisa mengganti lauk dengan tahu, tempe atau jamur.